Ruang Lingkup Hukum adiminstrasi Negara

Belajarhukum.com - Ruang Lingkup Hukum Administrasi Negara. Van Vollenhoven mengartikan hukum Administrasi Negara akan meliputi seluruh kegiatan negara dalam arti luas, jadi tidak hanya terbatas pada tugas pemerintah dalam arti sempit saja, tetapi juga meliputi tugas peradilan,polisi, dan tugas membuat peraturan.

Van Vollenhoven ruang lingkup Hukum Administrasi Negara terdiri dari empat bidang:
  1. Bestuursrecht ( hukum pemerintahan),
  2. Justitierecht (hukum peradilan),
  3. Politierecht (hukum kepolisian), dan
  4. Regelaarsrecht (hukum perundang-undangan).
Jadi menurut Van Vollenhoven dalam pendapatnya Hukum Administrasi Negara adalah hukum tentang pendistribusian kekuasaan (fungsi-fungsi negara) kepada lembaga-lembaga negara, dan hukum yang mengatur cara bekerjanya lembaga-lembaga tersebut dalam menggunakan fungsi-fungsi yang telah diberikan (dalam HTN)

Keempat bidang HAN itu, menurut van Vollenhoven merupakan bagian dari hukum negara (saatrecht) setelah dikurangi bidang-bidang hukum lainnya, yaitu: 
  • Hukum Tata Negara (materiel).
  • Hukum Perdata (materiel).
  • Hukum Pidana (materil).

Oleh sebab itu teori van Vollenhoven disebut teori residu (residu theorie) atau teori sisa.  Sedangkan, Wongsonegoro menyebut catur praja. Kemudian, stelinga menambahkan satu bidang, yaitu burgersecht atau hukum kewarganegaaraan, disebut panca praja.

Teori dari van Vallenhove itu menunjukan adanya pemisahan antara Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara secara tajam. Pandangan ini juga dianut oleh Oppenheim, Menurutnya:

  • Hukum Tata Negara menyoroti negara dalam keadaan diam (de staat in rust).
  • Hukum Administrasi Negara menyoroti negara dalam keadaan bergerak (de staat in beweging).
Sesungguhnya, perbedaan itu berasal dari pengertian pemerintah yang diartikan secara luas dan sempit. Pemerintah dalam arti luas mencakup legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Sedangkan, pemerintah dalam arti sempit hanya mencakup eksekutif.

Sasongko , Wahyu. 2012, Mengenal Tata Hukum Indonesia, Bandar Lampung: Universitas Lampung.
r'/>

Sampaikan kirik dan saranmu melalui komentar, dilarang meninggalkan link aktif
EmoticonEmoticon